Kamis, 16 Juni 2016

ARTIKEL MASTER DETAIL


TUGAS
ARTIKEL PEMBUATAN FROM MASTER DETAIL MENGGUNAKAN C#




DIBUAT OLEH :
Alviana Solehah
1503040050





FAKULTAS TEKNIK
PRDI TEKNIK INFORMATIKA
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO
2016
BAB I

A.      Pengertian Master Detail
Master-Detail Form adalah form yang memiliki dua buah block yang keduanya direlasikan dalam hubungan Master dan Detail.  Dalam ER-Diagram, relasi Master-Detail ini sama dengan relasi “One to Many”, artinya pada desain database secara fisik, satu record tunggal dalam table Master memiliki referensi satu atau lebih record yang ada pada table Detail.
B.       Relasi Antara Master dan Detail
Biasanya Orang lebih sering menggunakan istilah Master/Detail. Salah satu contoh data yang memiliki relasi Master/Detail adalah data “Pesanan” (Master), dan data “Detail Pesanan” (Detail). Contoh lainnya: data “Mahasiswa” (Master) dengan data “Mata Kuliah yang Diambil” (Detail), dan sebagainya. Karena data “Master/Detail”, maka relasinya adalah One-To-Many. Satu record Master bisa memiliki beberapa record Detail.
Semakin beragam dan kompleksnya kebutuhan dalam pengolahan data yang memiliki relasi Master/Detail di dunia nyata, menyebabkan relasi data Master/Detail mengalami perkembangan. Relasi yang biasanya hanya antara satu tabel master dengan satu tabel detail, sekarang menjadi antara satu tabel master dengan banyak tabel detail. Istilah “Master/Detail” akhirnya mengalami pergeseran menjadi “Master/Multi-Detail”. Contoh data yang memiliki relasi “Master/Multi-Detail” adalah data “Karyawan” (Master) dengan data “Kompetensi Karyawan” (Detail 1), “Pelatihan Karyawan” (Detail 2), “Anggota Keluarga” (Detail 3), “Penempatan Karyawan” (Detail 4), dan seterusnya.
Contoh lain dari relasi Master-Detail, diantaranya :
A.       Customer Order dengan beberapa OrderItems.
B.       Department dengan beberapa Employee.
C.       Employee dengan beberapa Dependents.
D.       Company dengan beberapa Branch Office.
E.        Inventory location dengan beberapa Inventory items.
Oracle Form mengimplementasikan relasi Master-Detail dengan menggunakan dua data block.  Block yang pertama berkorespondensi dengan table Master, dan block kedua berkorespndensi dengan table Detail. Terdapat dua fungsi utama dalam form Master-Detail :
a.         Oracle Forms mengkoordinasi nilai yang ada pada kedua data block melalui serangkaian trigger.
b.         Oracle Forms menjamin detail block akan hanya menampilkan recordrecord yang berasosiasi dengan record pada master block.
Master Detail Form adalah cara yang sederhana untuk menampilkan data pada dua table yang berelasi.  Forms tidak berpengaruh pada pembuatan, penghapusan, dan perubahan pada integrity constraint.
C.       Langkah - langkah Pembuatan Master Detail From
Buatlah sebuah aplikasi Windows Forms, saya akan menggunakan database AdventureWorksLT. Pastikan Anda mengunduh versi yang sesuai dengan versi Microsoft SQL Server yang terinstall. Setelah mengunduh, attach database menggunakan SQL Server Management Studio.
·           Buka SQL Server Management Studio, saya menggunakan SQL Server Management Studio 2014.

·           Klik kanan pada Database dan pilih menu Attach.

·           Klik Add, browse ke lokasi file database yang telah diunduh sebelumnya. Klik Button OK.

Bilamana gagal, pastikan bahwa (1) Anda belum install database ini sebelumnya, (2) SQL Server Management Studio Anda jalankan sebagai Administrator (Run as administrator). Setelah database terinstall buatlah sebuah project Windows Forms.
Saatnya desain form sedemikian rupa, sehingga dalam form ada dua DataGridView. Saya sebelumnya menggunakan SplitContainer untuk membagi form menjadi dua dan mengubah property Orientation menjadi Horizontal. Setelah itu mengisi panel yang ada pada SplitContainer dengan DataGridView. Ubah property MultiSelect menjadi false dan property SelectionMode menjadi FullRowSelect. Anda dapat menggunakan gambar berikut sebagai acuan.

·           Langkah berikutnya adalah membuat koneksi ke database. Saya menggunakan Entity Framework. Buat DataContext dengan menambahkan ADO.NET Entity Data Model.

·           Pilih opsi Code first from database. Bilamana mau Anda dapat menggunakan opsi pertama yang skenarionya mirip dengan LINQ to SQL dan ADO.NET DataSet.

·           Klik button Next dan klik button New Connection untuk membuat koneksi baru ke database. Isi dengan informasi database yang sudah Anda attach sebelumnya.

·           Klik button Test Connection untuk memastikan sebelum menekan button OK. Klik Next untuk melanjutkan. Pilih semua tabel yang ada pada namespace SalesLT. Klik button Finish untuk menutup dialog.

·           Build dan simpan aplikasi. Klik ganda form Anda untuk membuat sebuah event handler Load. Kode program berikut mengisi dataGridView1 dengan data dari tabel ProductCategory.
1
2
3
4
5
 private void MainForm_Load(object sender, EventArgs e)
 {
   AdventureWorksContext ctx = new AdventureWorksContext();
   dataGridView1.DataSource = ctx.ProductCategories.ToArray();
 }
·           Langkah berikutnya adalah dengan menambahkan sebuah event handler SelectionChanged dari dataGridView1. Caranya adalah dengan memilih dataGridView1, klik button Events (untuk melihat kumpulan event yang dapat dihasilkan oleh dataGridView1), lalu klik ganda SelectionChanged.


·           Kode program berikut menampilkan isi tabel Product yang sesuai dengan ProductCategory yang dipilih.
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
private void dataGridView1_SelectionChanged(object sender, EventArgs e)
{
    // Keluar dari event handler bilamana tidak ada
    // ProductCategory yang dipilih
    if (dataGridView1.SelectedRows.Count == 0)
        return;

    // Ambil referensi dari ProductCategory terpilih
    ProductCategory category = dataGridView1.SelectedRows[0].
        DataBoundItem as ProductCategory;

    AdventureWorksContext ctx = new AdventureWorksContext();

    // Seleksi tabel Product menggunakan ProductCategoryID
    var productsByCategory = from item in ctx.Products
                                where item.ProductCategoryID ==
                                category.ProductCategoryID
                                select item;

    dataGridView2.DataSource = productsByCategory.ToArray()
}
·           Anda dapat menjalankan aplikasi, hasil keluaran kurang lebih seperti berikut.

DAFTAR PUSTAKA


Kamis, 21 April 2016



1.      

          Membuat 3 form
tampilan form

  tampilan kode program



 jika sudah jalankan

 jika data salah,maka akan muncul seperti yang digambar

 hasil dari program



Minggu, 03 Januari 2016

Definisi method



                                            DEFINISI METHOD

pengertian Method adalah merupakan suatu operasi berupa fungsi-fungsi yang dapat dikerjakan oleh
suatu object. Method didefinisikan pada class akan tetapi dipanggil melalui object.
Contoh : pada object mangga : terdapat method ambilRasa , kupasKulit dan lain-lain.

Metode menentukan perilaku objek, yakni apa yang terjadi ketika objek itu dibuat serta
berbagai operasi yang dapat dilakukan objek sepanjang hidupnya.
Metode memiliki 4 (empat) bagian dasar :
1. Nama metode
2. Tipe Objek atau tipe primitive yang dikembalikan metode.
3. Daftar parameter.
4. Badan atau isi metode.
Tiga bagian pertama mengindikasikan informasi penting tentang metode itu sendiri.
Dengan kata lain, nama metode tersebut=metode lain dalam program. Dalam java kita
dapat memiliki metode-metode berbeda yang memiliki nama sama tetapi berbeda tipe
kembalian atau daftar argumennya, sehingga bagian-bagian definisi metode ini menjadi
penting. Ini disebut overloading metode.

Untuk menjalankan program yang memiliki sifat polymorphism tersebut, diperlukan
suatu kemampuan overloading, yaitu suatu kemampuan untuk menentukan fungsi
yang mana yang harus digunakan atau dijalankan jika terdapat nama fungsi yang sama.
Polimorfisme bisa diartikan seperti kemampuan suatu variable untuk mengubah
perangai sesuai dengan objek hasil instansiasi yang digunakan. Polimorfisme
membiarkan lebih dari 1 objek dari sub class sub class dan diperlakukan sebagai
objek dari super class tunggal
Contoh:
Mahasiswa cowok = new anakSI();
cowok.methodKU( Bernaz );
Mahasiswa cewek = new anakTI();
cewek.mothodKU( Amelia );

Outputnya:
-Methodku dengan parameter dengan nilai Bernaz di class anakSI telah dipanggil
-Methodku dengan parameter dengan nilai Amelia di class anakTI telah dipanggil

pengertian Behavior adalah tingkah laku yang dapat dilakukan oleh objek, behavior adalah kelakuan atau sifat dari Object seperti mobil tadi bisa melaju, membelok, membunyikan klakson dan lain sebagainya

pengertian Contruktor adalah Constructor merupakan suatu method yang akan memberikan nilai awal pada saat suatu objek dibuat. Pada saat program dijalankan, constructor akan langsung memberikan nilai awal pada saat perintah new, membuat suatu objek
Pada saat kita bekerja dengan constructor, hal mendasar yang perlu diperhatikan, yaitu :

Nama Constructor sama dengan nama Class.
Tidak ada return type yang diberikan kedalam Constructor Signature.
Tidak ada return stetement, didalam tubuh constructor.

CONTOH SEDERHANA PROGRAM METHOD PADA JAVA




public class tugasmethod {
    public static void main(String[] args) {
        int nilai = 5;
        int score = 23;
        latihan(nilai, score);
    }
    public static void latihan(int n, int m) {
        if(n>m) {
            System.out.println("nilai n="+n+"adalah lebih besar dari nilai m="+m);
        }else if (n<m) {
            System.out.println("nilai n="+n+"adalah lebih kecil dari nilai m="+m);
        }
    }
}
 



Terimakasih semoga bermanfaat.